Halo teman tumbuh
Aku pernah se antusias malam menanti indahnya matahari pagi Sebelum menjadi matahari dikala senja yang siap ditelan malam Aku tidak menyesal Kita pernah menjadi teman perjalanan Namun Rasa sakit ku tidak mampu menghilangkan rasa terimakasih ku untukmu teman tumbuhku Cinta mungkin tidak selama nya indah Tetapi pasti ada indah nya Tergantung porsi yang mana kita dapat paling banyak Dan ternyata bersama mu aku mendapatkan porsi luka yang lebih unggul dari kebahagian Kini matahari mu ini masih disini dengan cahaya nya yang redup berharap kau jemput dan kembali bersinar terang Tetapi layaknya matahari dikala senja, tidak pernah kembali terik sebelum ditelan malam Aku pergi Layaknya senja yang hilang dengan seribu keindahannya yang membuat banyak orang terpaku dan menyesali kepergiannya, bedanya senja kembali hadir sedangkan aku tidak.