Selamat melupa

Matahari terbit dengan indahnya disambut dengan kicauan burung yang merdu. Pagi yang indah tapi tidak untuk suasana hati pagi ini, mungkin akan berlanjut untuk pagi-pagi berikutnya. Cahaya matahari yang mulai merangkak menyelubungi jendela kamarku tidak mampu menepis kegundahan hati.

Sudah 1 jam berlalu, aku masih berdiri terpatung di depan cermin yang tingginya sama denganku. Menatap diri sendiri dan merenungkan semua yang sudah terjadi.

Ku raih ponsel ku, berharap ada notif darimu! Zonkkkk!!!
Hanya notif dari layanan telkomsel yang terpampang jelas di depan layar hp ku.

Masih terngiang kalimat itu. Kalimat yang membuat aku kehilangan hak untuk tidak lagi menelpon mu di pagi hari sembari tertawa menceritakan mimpiku malam hari.

Kepada mu dengan seluruh kebencian
Aku benci mengingat hari dimana aku senang menunggu notif wa dari mu. Senang menunggu mu online lalu membalas chat ku. Aku benci memikirkan kata perkata untuk membalas chat mu dengan kata yang sempurna sehingga kamu di seberang sana tertawa. Benci dengan hari dimana  aku yang tidak tidur sebelum menelpon mu. 

Selamat melupa untuk kamu di seberang sana:)

Komentar

Postingan Populer